Geletar Pinggulmu
- mengenang asia carera -
geletar pinggulmu merasuki malam pualam
dimana kematian sembunyi
dalam nyaman liang ular liar
pecundang itu tertatih mendaki licin bukitmu
berkali-kali terpeleset di jalan setapak
yang berliku dan menanjak
hingga terdampar pada hamparan lembah kelabu
dimana rumput alang-alang mengering
sebelum tiba musim semi
dalam garbamu yang gulita
aku nyalakan pelita
agar cahaya memberkati aksara
hingga sehelai puisi selesai
tergurat di dinding rahimmu
menyimpan segala rahasia
pengembara padang tundra
apa lagi yang sisa usai kematian
jelita matamu, mulus tubuhmu
telah menjelma debu
di altar dewa-dewa pemuja yoni
Carera, Carera, tiada lagi yang pasti
api persajian telah sempurna binasa
dan perjalanan terakhir dimulai
dari dalam diri
yang membekas hanya
geletar pinggulmu
menjalari malam-malam sekaratku…
(Karangasem, Bali, November 2007)
Trackbacks
Leave a Reply