angan dan angin memberkatimu
- untuk: iyut fitra & jamila -
impian apa kiranya
yang mengelabui sukmamu
untuk pasrah menaiki bahtera
tanpa mualim tanpa nahkoda
fajar dan falak hanya sebatas mata
ihram yang kau idamkan
tertuju hanya kepada kekasih sejati
raut wajah yang pernah menghuni ihtilammu
akankah kembali tiba saat malam pengantin
ceritakan padaku seperti apa rasa khuldi
ihwal rindu kita sejak mula menggauli dosa
nalam yang kau gubah sedalam malam
telah paripurna di pucuk kelambu
akan sampai dimana kita usai perkawinan
jarak dari jejak silam telah tergerai
angin perlahan menuntun pelayaranmu
menjauh dari impian dan kenangan
ilahi telah membuka rahasia samudera
laju, lajukan bahtera
angan dan angin senantiasa memberkatimu
(Karangasem, Bali, November 2007)
Trackbacks
Leave a Reply