Liang Mata Si Mati

malam hampir mencekikku
sebab aku alpa pada janji semesta
        sampai di mana aku kini?
kulit tubuhku dilapisi sisik ular
pundakku ditumbuhi sepasang sayap kelelawar

aku merasa hanya berputar-putar
pada lingkaran tahun yang kau bangun
segala berhala segala pelacur segala pujangga
hanya menanak mimpi jadi kerak hitam hari
 
apa yang mampu disembunyikan malam dariku?
malam yang dicipta dari kutukan para pendosa
                kau hanya pendurhaka laknat kata-kata
tidak ada yang mampu mencapai nirwana
kecuali seekor burung dari api
                 yang terbang melintas mimpimu

tapi apa mimpimu?
hanya selarik puisi hampir pudar
                 seperti janji semesta
yang meresap ke liang mata si mati

mimpiku menjelma ular
dan kelelawar
 

2007

(dimuat di Media Indonesia, 28 Oktober 2007)
 

Trackbacks

Leave a Reply

get yahoo smilies plugin or delete this text from comments.php