Padangbai Pagi Hari
perahu kembali tiba
dari jenuh pelayaran
anak-anak ombak
mengeja riak di tepian
dan terbaca lagi air matamu
yang bagai kilau mutiara
dalam kandungan cangkang kerang
bertahun-tahun lampau
ufuk pagi menyala dari matamu
di mana tertambat segala lara
dan rindu akan kepulangan
kabut masih merambat di tiang-tiang layar
dan ikan layur masih pula setia
menyusuri alurnya sendiri
melulur perjalanan dan kenangan tiada bertepi
perahu kembali berangkat
tergesa dalam pelayaran
tanpa sempat pamit
pada air mata yang mengerak
di sudut-sudut dermaga
(2008)
Trackbacks
Leave a Reply