Lovina (1)

- iv-

 

 

begitulah ombak pagi ini

menepi merayapi celah indah hatimu

 

secangkir kopi dan jiwa yang baka

mengapa mesti kau kisahkan resah

          selalu ada yang berlalu

dan kita lebih dari paham

                        untuk tidak bertanya

 

jukung telah menjemput

kita melaju menyibak ombak

bertukar kabar pada angin

berbagi kasih pada pekik camar

mengaca pada mata bening lumba-lumba

agar mengerti makna kedalaman cinta

 

iv, di manakah akhir pelayaran

         pesisir tak tampak mata

kedalaman laut serupa jiwamu

         selalu ada yang tiada terduga

 

aku pasrah dalam siul angin

merasakan matahari pagi

                  berbinar di mataku

dan tahulah aku

senyummu telah melarutkan aku

dalam pusaran laut yang kucintai

 

 

Januari 2009

 

 

Trackbacks

Leave a Reply

get yahoo smilies plugin or delete this text from comments.php