Lorong Batu

menyusuri lorong batu
aku menemukan jiwaku tersesat di situ
lumut mengerak
dan aku kaku tanpa gerak

entah di mana ujung lorong batu ini
aku menepi dari hari
yang menindas kesejatianku

lorong batu
di kiri kanan rumpun bambu
seberapa jauhkah kerling matamu
hingga aku terpukau
hamparan lumut yang terus merambat
ke lubuk terkelam jiwaku

aku telah tersesat
aku biarkan diri hanyut
menyusuri lorong batu

 

Januari 2009

Trackbacks

Leave a Reply

get yahoo smilies plugin or delete this text from comments.php