Karya-karya Kolaborasi dari Kembar Beda Ibu

oleh: Wayan Sunarta

 

Judul Pameran              : Twin Sons of Different Mothers

Seniman                           : Ida Bagus Indra dan John O’ Sullivan

Kurator                            : -

Tempat                             : Gaya Art Space, Sayan, Ubud, Bali.

Waktu                                : 6 – 30 Oktober 2009

 

lion-air-(karya-kolaborasi-Saudara kembar, mungkin, tidak harus lahir dari satu ibu. Bisa juga dari ibu yang berbeda. Kembar di sini bukanlah kembar fisik, melainkan kembar atau sama secara psikis, atau lebih tepatnya kembar dari sisi jiwa kreatif. Itulah yang dirasakan oleh dua perupa, Ida Bagus Indra dan John O’ Sullivan, yang tampil kolaboratif dalam pameran ini.

 

Indra adalah sosok pelukis muda yang lahir dari keluarga kasta Brahmana. Sementara John adalah seorang penganut spiritual yang sering menjelajahi berbagai belahan dunia untuk menyerap energi positif dan mendalami esensi kehidupan. Selain banyak membuat karya sketsa dan lukis, John juga dikenal sebagai penyair dan telah menerbitkan buku kumpulan puisi tunggal.

 

Indra dan John telah berteman lebih dari enam tahun. Mereka merasa dipertemukan dan dipersatukan oleh energi kosmis. Ada kerinduan untuk selalu bersama, karena dua jiwa saling menguatkan. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk membuat karya-karya kolaborasi.

 

Dalam berkarya mereka seperti saudara kembar. Indra sering merasa kembali menemukan kekuatan dirinya ketika John datang mengunjunginya. Begitu pun dengan John. Mereka saling berbagi energi kreatif dalam proses kolaborasi ini.

 

bridal-release-(karya-kolabVisual karya kolaborasi mereka beraneka. Selain memanfaatkan dan merespon benda-benda temuan atau barang-barang bekas, mereka juga berkolaborasi di atas kanvas. Misalnya, dalam lukisan-lukisan Indra yang cenderung figuratif, John meresponnya dengan baris-baris puisi yang sarat makna atau sapuan-sapuan garis impresif. Atau di lain kesempatan, Indra menggunting-gunting karya-karya sketsa John dan menyusunnya kembali dengan pemaknaan baru.

 

“Dalam kolaborasi ini tidak ada ego dan tidak ada yang merasa dirugikan. Tujuannya untuk kepuasan batin,” kata mereka.

Trackbacks

Leave a Reply

get yahoo smilies plugin or delete this text from comments.php