Gus Dur, Imlek dan Semangat Pluralisme

Oleh: Wayan Sunarta*
Seandainya mantan Presiden Republik Indonesia ke-4, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur masih hidup, tentu beliau tersenyum sumringah menyaksikan pementasan Barongsai dan wayang Po Te Hi. Terharu melihat warga Tionghoa berduyun-duyun menuju Kelenteng merayakan Imlek dengan takzim.
Gus Dur telah tiada. Indonesia kehilangan salah satu tokoh pluralisme yang berjiwa merdeka, kontroversial dan fenomenal. Namun, jasa-jasa [...]

No Comments »Filed under: TilasPosted on February 14th, 2010
Page 1 of 11