Labirin Insomnia
Cerpen: Wayan Sunarta
Maafkan orang dungu ini. Apa yang mesti kutulis? Kau berulangkali menyuruhku menulis. Tulis! Tulis! Tulislah! Aku muak dengan huruf-huruf yang memenuhi tubuhmu, dengan kata-kata yang beterbangan, melesat dari ubun-ubunmu, dengan frase-frase yang menggumpal-gumpal serupa muntahan yang keluar dari mulutmu. Aku muak dengan kalimat-kalimat kosong yang serupa tarian telanjang menipuku dengan birahi pura-puranya.
Tapi kau [...]