Sekilas Sajak: SUARA DAN PINTU WAYAN SUNARTA

oleh: Hudan Hidayat*

“Bagi saya, puisi merupakan suatu wilayah sublim, dari mana saya bisa belajar banyak hal, terutama kehidupan dan keindahan dalam maknanya yang tak terbatas. Mencipta puisi merupakan usaha menyusun mosaik kaca menjadi cermin, dari mana saya mencoba mengenali kembali kepingan-kepingan jiwa dan kenangan yang hilang, juga jejak-jejak perjalanan hidup yang tidak akan pernah saya […]

No Comments »Filed under: Resensi/Ulasan BukuPosted on September 5th, 2008

Estetika (Puisi) dan Spiritualitas Post-Relegi

Oleh: Yudhis M Burhanuddin 
 
 
Judul       : Malam Cinta
Penulis    : Wayan Sunarta
Penerbit  : Bukupop
Cetakan   : Desember 2007
Tebal        : v-xii 104 halaman
DELAPAN puluh lima puisi dalam karya ini bernafaskan cinta. Tetapi dalam Pura Jati, Batur, Pura Sakenan, dan Puisi XXII, cinta itu bernafaskan spritualitas: cinta fisik mampu disublimasi menjadi cinta mistik-vertikal. Karya sastra “menggantikan” agama-lahiriah ketika ia menjadi […]

No Comments »Filed under: Resensi/Ulasan BukuPosted on April 29th, 2008

Dalam Dekapan Takdir Sunyi

Oleh: Hasan Aspahani
Judul           : Impian Usai
Pengarang  : Wayan Sunarta
Penerbit     : Kubu Sastra, Denpasar
Cetakan I   : Agustus 2007
Tebal           : 131 halaman
INILAH buku penting seorang penyair dari Bali bernama Wayan Sunarta. Buku ini berisi 99 sajak dari rentang kepenyairannya selama lima belas tahun. Wayan membagi lima belas tahun itu dalam tiga penggal. Penggal pertama dari […]

No Comments »Filed under: Resensi/Ulasan BukuPosted on April 29th, 2008

Kepiawaian Penyair Membangun Metafora

Oleh: Yudhis M Burhanuddin

Judul          : Impian Usai
Penulis       : Wayan Sunarta
Penerbit     : Kubu Sastra, Denpasar
Cetakan I   : Agustus 2007
Tebal          : ii + 131 halaman
BEGITU LUAS dan dalamnya lautan puisi sehingga alam dasar-bawahnya pun beribu panorama. Maka, mengarungi dan menyelami lautan puisi bagaikan menyaksikan keindahan dasar-bawah yang, setiap kali mata berkedip secara refleks, setiap kali itu pula, […]

No Comments »Filed under: Resensi/Ulasan BukuPosted on April 28th, 2008

Tokoh-tokoh Rekaan dan Pengarang Tiran

Oleh: Warih Wisatsana

Belakangan ini, setiap kali membaca karya fiksi terutama cerita pendek, saya kerap tergoda untuk menelisik lebih jauh bagaimana tokoh-tokoh rekaan itu dilahirkan dan sekaligus dihadirkan oleh para pengarangnya.  Seringkali, mungkin seperti  pembaca lainnya, saya dibuat tercengang, bukan oleh jalan ceritanya yang menakjubkan, melainkan karena tokoh-tokoh itu dituturkan bertingkah-polah aneh dan ganjil. Peristiwa-peristiwa yang […]

No Comments »Filed under: Resensi/Ulasan BukuPosted on April 25th, 2008

Dicari: Cerpen Sekelas Cakra Punarbhawa

oleh: Nuryana Asmaudi
 
Judul           : Cakra Punarbhawa
Pengarang  : Wayan Sunarta
Penerbit      : PT Gramedia Pustaka Utama, 2005
Tebal            : ix + 146 halaman
“Kau beri aku kembara tanpa dengan kekal. Aku ulang alik, berpindah dari satu tubuh ke lain tubuh. Seperti burung-burung yang diusir musim dingin. Pintu rahim siapa mesti kuketuk lagi, demi ruh yang tak henti mengembara. Aku […]

No Comments »Filed under: Resensi/Ulasan BukuPosted on April 25th, 2008

Membaca Cakra Punarbhawa

oleh: Sigit Susanto
Membaca bagiku adalah kegiatan yang melelahkan. Tapi bila bacaan itu
menarik, bisa bikin dahi mengkerut atau merenung serius, tertawa, dan
setidaknya bisa menghibur hati. Tentu saja bacaan itu akan cepat tuntas.
Kalau kita hanya sekadar membaca karya, aku kira tak begitu sulit. Yang
lebih sulit, kalau kita juga punya inisiatif untuk memberikan catatan kecil
atau sejenis apresiasi atau […]

No Comments »Filed under: Resensi/Ulasan BukuPosted on April 25th, 2008

Tafsir Reinkarnasi Gaya “Jengki”

Oleh: Yudhis Muh. Burhanudin
ANATOMI antologi cerpen Cakra Punarbhawa secara keseluruhan bisa dibagi ke dalam tiga pembagian teks dan konteks. Yang pertama adalah teks-konteks yang merujuk pada sifat-sifat manusia yang simbolis dan keyakinan yang bersifat filosofis, terutama filsafat Hindu (Bali). Yang kedua adalah teks-konteks yang membincangkan soal sosio-budaya Bali (Hindu-Bali), sesekali berkaitan dengan yang pertama tadi. […]

No Comments »Filed under: Resensi/Ulasan BukuPosted on April 24th, 2008

Dilema Kekerasan Antologi Cerpen “Cakra Punarbhawa”

Oleh: I Nyoman Darma Putra
Cerpen-cerpen dalam antologi Cakra Punarbhawa (2005) karya Wayan Sunarta berada di antara puisi dan novel. Karakter di antara kedua genre ini menguntungkan sekaligus merugikan. Inilah salah satu kesan saya setelah membaca ke-14 cerpen dalam antologi Cakra Punarbhawa. Kesan lain, gaya cerpen tampak beragam yang mengindikasikan bahwa pengarangnya masih dalam proses mencari […]

No Comments »Filed under: Resensi/Ulasan BukuPosted on April 23rd, 2008

Di Bawah Bayang Determinisme, Tentang Cakra Punarbhawa Wayan Sunarta

Oleh Arif Bagus Prasetyo
We have gained a crucial insight: history consists of a swarm of narratives, narratives that are passed on, made up, listened to and acted out; the people does not exist as a subject; it is a mass of thousands of little stories that are at once futile and serious, that are sometimes […]

No Comments »Filed under: Resensi/Ulasan BukuPosted on April 23rd, 2008
Page 1 of 212»